Kenapa CCTV Sering Offline di Malam Hari? Ini Penyebabnya!

Tengah malam ingin mengecek CCTV  melalui ponsel tapi kok rekaman gambarnya tidak muncul di layar? Hanya ada notifikasi “Camera Disconnected”. Padahal seharian kamera pengintai Anda tidak bermasalah dan baik-baik saja performanya.

 

Jangan khawatir atau panik berlebihan. Kondisi ini umum terjadi. Kamera pengintai Anda belum tentu rusak, bisa jadi hanya masalah teknis yang mudah untuk diatasi. Lalu, apa sih sebenarnya penyebab CCTV sering offline di malam hari?

6 Penyebab CCTV Sering Offline di Malam Hari

Ada beberapa faktor penyebab utama mengapa CCTV tidak bisa akses melalui aplikasi atau jaringan koneksi kamera terputus di malam ini. Simak berikut ini agar Anda dapat menerapkan solusinya :

1. Gangguan Koneksi Internet atau ISP

Penyebab yang pertama CCTV sering  offline di malam hari adalah adanya pemeliharaan atau maintenance sistem yang otomatis diberlakukan oleh Internet Service Provider (ISP). Provider layanan internet biasanya memilih waktu untuk pembaharuan sistem ini pada pukul 00.00–03.00. Asumsinya pada jam ini lebih sedikit pengguna internet yang aktif.

Nah, jika Anda mengalami hal ini solusinya pasang router dual WAN atau sistem failover dengan dua Internet Service Provider.

2. Router Restart Otomatis

Umumnya router yang digunakan di rumah sudah dilengkapi dengan fitur auto restart. Ini sangat berguna untuk mencegah terjadinya  crash system. Namun, disisi lain penggunaan fitur restart otomatis ini dapat memicu terputusnya  koneksi kamera CCTV yang berbasis internet (IP).

Untuk menyiasatinya, buka setting pada router, lalu switch off  fitur restart otomatis ke manual. Cara lainnya bisa dengan memperbarui firmware router ke versi terbaru atau gunakan paket CCTV terbaik yang sudah memiliki fitur auto reconnect pada perangkatnya.

 

3. Pemadaman Listrik Singkat

https://images.unsplash.com/photo-1665655034566-d0f219bd23b3?q=80&w=1470&auto=format&fit=crop&ixlib=rb-4.1.0&ixid=M3wxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8fA%3D%3D

Pemadaman listrik sering dilakukan pada malam hari. Meskipun berlangsung singkat, namun berdampak pada kinerja CCTV. Utamanya yang tidak dilengkapi dengan fitur proteksi over-voltage. Ketika listrik sudah menyala lagi, kamera CCTV, DVR, dan router bisa mengalami kegagalan rebooting. Solusinya,  Anda dapat menggunakan UPS (Uninterruptible Power Supply) minimal 600VA  sebagai power supply dan pastikan sudah dilengkapi dengan fitur proteksi over-voltage.

4. Overheat pada DVR/NVR

Sebagai perangkat pendukung operasional kamera pengintai, DVR dan NVR bekerja secara optimal 24/8.  Kondisi ini rentan menyebabkan overheat. Terlebih jika DVR dan NVR tidak disediakan ventilasi yang memadai, akibatnya unit bisa hang. Tiba-tiba autostart atau bahkan terjadi kerusakan karena beban kerja yang berlebihan ketika melakukan perekaman multi‑channel di malam hari.

 

Untuk mencegah overheat, tempatkan DVR/NVR di ruang terbuka yang mendapatkan sirkulasi udara. Jika perlu letakkan kipas pendingin atau AC di ruangan. Jangan lupa bersihkan DVR/NVR secara berkala untuk menghindari kerusakan.

5. Konflik Alamat IP (DHCP vs Static IP)

Perhatikan kapan masa sewa DHCP (IP dinamis dari router) pada paket CCTV terbaik terakhir. Ketika lease time, perangkat akan mendapatkan IP baru. Ini bisa menyebabkan perangkat CCTV terputus sesaat dari sistem yang  biasanya terjadi di malam hari.

Solusinya, beralih ke perangkat CCTV yang menggunakan IP statis (manual). Lakukan registrasi IP di pengaturan router sesuai dengan alamat MAC. Hindari menggabungkan IP dinamis dan statis dalam satu koneksi.

6. Aplikasi CCTV Tidak Auto Refresh

Jika Anda mendapati CCTV mati saat mengeceknya di aplikasi smartphone, jangan buru-buru berkesimpulan kamera pengintai rusak atau bermasalah. Periksa fisik kamera CCTV, bisa jadi masih dalam kondisi on tetapi di aplikasi tidak muncul dan terdeteksi karena ruang penyimpanan di ponsel penuh atau versinya sudah tidak mumpuni sehingga perlu diperbarui.

Jadi pastikan Anda mengupdate aplikasi terbaru, bersihkan sampah (cache) yang menumpuk di ponsel dan atur agar aplikasi bisa berjalan di latar belakang.

 

Dengan mengetahui faktor-faktor pemicu terjadinya offline pada kamera keamanan berikut cara mengatasinya yang efektif, Anda dapat memaksimalkan fungsi dari CCTV di hunian atau tempat usaha. Tidak kalah pentingnya, pastikan Anda memilih paket CCTV terbaik dari Hikvision ColorVu yang memiliki berbagai keistimewaan.

Salah satunya adalah fitur reconnect otomatis yang memungkinkan perangkat langsung terkoneksi  ke jaringan internet. Anda tidak perlu khawatir ketika listrik mendadak padam di malam hari, begitu listrik nyala CCTV otomatis bisa boot dan beroperasi kembali secara sempurna tanpa harus direstart manual.

Teknologi ColorVu yang dimilikinya juga memberikan warna yang cemerlang, autentik, jelas dan tajam pada setiap momen yang terekam. Anda dapat melihat detail objek dengan jelas melalui fitur optical zoom sehingga memungkinkan gambar tidak pecah atau kabur meskipun diperbesar berkali-kali.

Kamera ini juga dibekali dengan fitur night vision dan apertur super F1.0 yang menjamin hasil rekaman tetap cerah warnanya dan peredarannya realistis meskipun digunakan dalam ruangan yang redup atau bahkan gelap sekalipun seperti saat malam hari tanpa cahaya. Anda dapat mengandalkan kamera CCTV ini untuk menjaga keamanan selama 24 jam.

Dengan menggunakan kamera Hikvision ColorVu, Anda lebih hemat. Karena cukup satu kamera sudah bisa menjangkau seluruh ruangan secara maksimal. Bagaimana, tertarik memiliki security camera dari Hikvision ColorVu? Silakan klik  di sini untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai spesifikasi produk-produk terbaik Hikvision.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *