Warga Galang Dana untuk Beli Kapal Selam Pengganti KRI Nanggala 402, Ini Daftar Harga Kapal Selam

Berikut ini daftar harga kapal selam yang dibuat oleh sejumlah negara di dunia. Harga kapal selam menjadi pertanyaan setelah muncul gerakan menggalang dana untuk memberi kapal selam baru pascatenggelamnya kapal selam milik TNI AL, KRI Nanggala 402. Penggalangan dana untuk memberi kapal selam itu di antaranya dilakukan oleh pengelola Masjid Jogokariyan Yogyakarta.

Menurut Takmir Masjid Jogokariyan, Abah Fanni, setelah ajakan donasi diunggah di Instagram pada Senin (26/4/2021) sore, dalam sehari terkumpul donasi sebesar Rp 200 juta. "Respons masyarakat luar biasa bagus, semua temen temen banyak yang bersimpati, ustaz ustaz juga membantu share." Fanni menyebut, jumlah tersebut masuk melalui rekening takmir masjid.

Selain dari takmir masjid, menurut Fanni, banyak lembaga lain yang ikut menggalang dana. Nantinya, donasi dari berbagai lembaga itu akan dikumpulkan. Periode penggalangan dana tersebut, kata Fanni, akan dilakukan setidaknya selama satu bulan.

"Paling sebulan ke depan, terus kita evaluasi, kita kaji bareng bareng dengan pihak lain," ujarnya. Terkait penggalangan dana itu, Fanni menyebut, sudah ada komunikasi dengan pihak TNI Angkatan Laut (AL) yang ada di Yogyakarta dan Surabaya. "Kita juga akan koordinasi dengan PT PAL Indonesia," ungkap Fanni.

Lantas, berapa harga kapal selam? Harga kapal selam produksi berbagai negara itu bervariasi. Namun, satu unit kapal selam dipastikan triliunan rupiah hingga puluhan triliun rupiah.

Kapal selam kelas Changbogo merupakan kepala selam produksi Indonesia dan Korea Selatan. Proyek pembuatan kapal selam ini dikerjakan oleh perusahaan dari Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) dengan BUMN Indonesia, PT Pal Indonesia (Persero). Proses kerjasama ini telah menghasilkan tiga kapal selam yang dipakai Indonesia saat itu yakni Nagapasa, Ardadedali dan Alugoro.

Kapal selama memiliki panjang 61,3 meter dengan kecepatan lebih kurang 21 knot di bawah udara dan mampu berlayar lebih dari 50 hari. Harga kapal selam ini sekira Rp 330 juta dolar AS atau Rp 4,79 triliun per unit. Harga itu berdasarkan kontrak pembuatan 3 kapal selam yang sudah dipakai.

KRI Nanggala 402 yang tenggelam pada Rabu (21/4/2021) merupakan kapal selam buatan Jerman bertipe U 209. Kapal ini diproduksi pada tahun 1979 dan diterima TNI AL pada 1981. Kapal jenis ini banyak dipesan berbagai negara seperti Argentina, Brasil, Chili, Kolombia, Yunani, India, Israel, Korea Selatan, Turki dan Indonesia.

Pada 2015, Mesir kembali memberi kapal selam tipe U 2019 dari Jerman. Dikutip Kompas.com dari Madamasr.com, tidak disebutkan detail harga kapal selam ini. Namun demikian, media Jeman menyebut harga dua kapal selam U 209 dan sistem pertahanan rudal yang melengkapi kapal itu menghabiskan biaya sebesar 920 juta Euro atau setara Rp 16 Triliun.

Dengan demikian, harga per unitnya sekira Rp 8 triliun. Kapal selam Virginia merupakan kapal selam berukuran besar dengan tenaga penggerak dari nuklir. Kapal ini berukuran jumbo dengan panang 377 kaki atau 115 meter, dan dilengkai dengan hulu ledak nuklir.

Kapal ini umumnya dimiliki oleh negara adidaya. Amerika Serikat menjadi satu negara yang memiliki kapal ini dengan harga sebesar Rp 49,35 triliun. Kapal selam Kelas Vanguard menjadi sangat penting bagi Angkatan Laut Kerajaan Inggris setelah penonaktifan bom nuklir jatuh bebas, RAF WE.177.

Kapal ini menjadi satu satunya platform yang tersisa untuk senjata nuklir Inggris. Harga per unit sekitar 3,75 miliar poundsterling (Rp 75,6 triliun) Kapal dari kelas Seawolf adalah yang paling canggih, tetapi juga kapal selam pemburu pembunuh mahal di dunia.

Kapal selam ini dimaksudkan untuk mengembalikan keunggulan teknologi yang telah dimiliki Angkatan Laut AS atas Soviet dari 1945 hingga pertengahan 1980 an, ketika spionase dan praktik perdagangan yang sinis dari beberapa sekutu AS agak mengikisnya. Seawolf dimaksudkan untuk mencari dan menghancurkan kapal selam rudal balistik terbaru Soviet, seperti kelas Typhoon, dan kapal selam perang terbaru seperti kelas Akula. Kapal selam ini memiliki 8 tabung torpedo 660 mm.

Harga per unit sekira 3,5 miliar (Rp 50,7 triliun). Kapal selam perang bertenaga nuklir kelas Astute pertama ditugaskan dengan Royal Navy pada tahun 2010. Kapal selam perang ini dilengkapi dengan 6 tabung torpedo 533 mm.

Ini digunakan untuk meluncurkan torpedo Spearfish, rudal anti kapal Sub Harpoon dan rudal jelajah Tomahawk. Rudal jelajah serangan darat Tomahawk Block IV memiliki jangkauan 1.700 km dan dapat menargetkan kapal musuh serta target darat. Harga per unit sekira 2,52 miliar (Rp 36,5 triliun).

Leave a Reply

Your email address will not be published.